Tempat Penangkaran dan kandang burung murai batu
Berternak burung murai batu memang agak susah. Dibutuhkan keterampilan,
keuletan, ketelitian dan kesabaran agar perternakan tersebut dapat berhasil.
Dalam berternak burung murai batu ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan
antara lain tempat penagkaran dan kandang.
Tempat Penangkaran
Tempat penangkaran burung murai batu membutuh sarat pada
lokasi yang tenang dan nyaman. Jangan memilih tempat penangkaran dekat dengan
pabrik, bengkel dan tempat lalu lalang kendaraan bermotor. Lokasi yang yang baik
juga harus aman dari ganguan binatang liar maupun pencuri. Oleh karena burung
murai batu ini harganya mahal, maka selalu menjadi incaran teman kita yang suka
mencuri. Lokasi kandang penangkaran baik dapat dihalaman samping, depan atau
pun belakang rumah kita. Di tempat untuk penangkaran tidak ada burung lain yang
dapat menggagu dan membuat burung murai batu tidak nyaman.
Kandang Penangkaran
Kandang penangkaran burung murai batu dapat berukuran
minimal P 90, L 90 dan T 180 cm. Bentuk kandang yang baik memiliki dasar
langsung dengan tanah atau dapat ditambah pasir yang sedikit dicampur kapur
yang berfungsi untuk mengontrol keasaman kotoran yang dapat menyebabkan kandang
menjadi lembab yang menimbulkan banyak penyakit. Kandang harus disekat dengan tembok, triplek atau
penyekat lainya, agar suhu didalam kandang tetap terjaga.
Kandang ternak burung murai batu harus diberikan ruang
terbuka dan mendapat penyinaran sinar matahari. Kandang juga harus terlindung
dari hembusan angin yang kencang. Sirkulasi air untuk minum juga baik diberikan
agar burung menjadi semakin nyaman seperti di alam bebas. Sediakan sarang untuk
tempat bertelur burung. Sarang yang disediakan upayakan jangan hanya satu macam
namun sebaiknya sediakan 2-3 model. Untuk menjaga suhu pada saat musim hujan,
didalam kandang disediakan lampu ukuran 5-10 watt yang berfungsi juga sebagai
penerangan dimalam hari.